Destinasi Kuliner

Kuliner Khas

Sidoarjo dikenal sebagai kawasan pesisir kaya hasil laut seperti kupang (sejenis kerang kecil), udang, dan bandeng. Kekayaan lokal inilah yang membentuk identitas kuliner Sidoarjo, menjadikannya daerah dengan ragam hidangan khas yang menggugah selera. Beberapa makanan yang paling terkenal antara lain lontong kupanglontong balapote‑ote Porongbandeng presto dan asap, petis udang, serta kerupuk udang, semua mencerminkan tradisi kuliner pesisir yang khas.[90]

Lontong Kupang

Lontong kupang merupakan hidangan identik Kabupaten Sidoarjo, bermula dari Desa BalongdowoKecamatan Candi, dan telah diwariskan secara turun‑temurun oleh masyarakat setempat.[91] Komponen utama adalah irisan lontong disajikan dengan kupang putih (Corbula faba), lentho (gorengan dari kacang tolo dan singkong), dan kuah bercampur petis, bawang putih, cabai, ditambahkan kaldu jeruk nipis untuk menghidupkan aroma.[92] Hidangan ini memiliki tekstur lontong lembut, kupang kenyal, dengan rasa manis-gurih-pedas yang khas, menu favorit warga lokal hingga wisatawan. Salah satu penjual terkenal adalah Kupang Lontong Pak Misari, berdiri sejak 1993 dan menjadi destinasi kuliner legendaris di Sidoarjo.[93]

Selain lontong Kupang, Sidoarjo juga terkenal akan lontong balap yang terdiri dari lontong, tauge, tahu goreng, lentho, emping, disiram kuah kacang petis yang gurih, populer sebagai sarapan atau camilan unik khas Jawa Timur.[94] Camilan khas lainnya adalah ote‑ote Porong, bakwan khas Sidoarajo dengan isian tiram, rumput laut, dan petis, menghasilkan cita rasa renyah dan berbeda dari bakwan biasa.[95] Olahan bandeng seperti bandeng prestobandeng asap, serta petis udang, kerupuk udangtelur asinkue lumpur bakar, dan wader kriuk semakin memperkaya pilihan kuliner dan oleh-oleh khas Sidoarjo.[96]